Skip to main content

Air Terjun Gadih Ranti, Air Terjun Yang Menyimpan Sejarah

Sumber Gambar: duniamayasianturi.wordpress.com
Sejarah
Mendengar nama Gadih Ranti, tentu masyarakat Kabupaten Agam sudah tidak asing lagi dengan cerita legendai mengenai kehidupan Gadih Ranti. Dimana ia difitnah telah melakukan hal yang tidak ia lakukan bersama dengan kakak kandungnya, sehingga ia di usir dari kampung halamannnya.

Sedikit cerita, Gadih Ranti merupakan anak yatim piatu yang telah lama ditinggal oleh kedua orang tuanya. Saat itu ia dirawat oleh keluarga dari salah satu orang tuanya, dan ia hidup bersama kakak kandungnya yaitu si Jaban.

Ia difitnah oleh masyarakat yang ada dikampungnya melakukan hubungan terlarang, padahal mereka tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan tersebut. Lalu mereka berdua di usir dari kampung halamannya. 

Setelah itu mereka berkelana kian kemari untuk mencari tempat tinggal. Namun karena berita buruk itu sangat cepat sekali beredarnya maka kemana saja mereka ingin menetap, mereka selalu di usir oleh masyarakat kampung tersebut.
Sumber Gambar: riauone
Objek Wisata
Berlanjuk ke topik awal kita, Air Terjun Gadih Ranti merupakan air terjun yang tidak begitu populer. Namun jika sobat sudah datang ke lokasi wisata ini, mungkin sobat akan mengulangi dan mengulangi untuk datang ke tempat wisata ini. Karena tempat wisata ini memaparkan keindahan alamnya sekaligus keindahan dari air terjun itu sendiri.

Air Terjun Gadih Ranti dinamakan karena dahulunya air terjun ini pernah dikunjungi oleh Gadih Ranti untuk mandi. Tetapi ini hanyalah cerita legenda, bisa saja ini hanyalah sebuah cerita dan bisa juga ini memang merupakan sebuah kenyataan yang terjadi pada zaman dahulu.

Salah satu hal lain yang memiliki hubungan erat dengan Gadih Ranti adalah batu bajajak yang ada di Jorong Sonsang. Sekaligus sejarah Jorong Sonsang yang sampai saat sekarang ini tidak bisa ditumbuhi oleh pohon kelapa, padahal desa-desa lainnya pohon kelapa bisa hidup dengan subur.

Lokasi dari air terjun ini berada di daerah Jorong Dama Gadang dan Jorong Arikia, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Lokasi wisata ini berada kira-kira 1,6 km dari Jln Raya Lubukbasung-Maninjau.

Untuk sampai ke lokasi kita harus melewati jalan Sao-Arikia dan juga melewati jalan setapak sejauh kurang lebih 500 meter. Jadi bagi sobat yang ingin datang ke lokasi usahakan untuk membawa kendaraan roda dua, tetapi jika fisik sobat memungkinkan silahkan juga untuk membawa mobil. Tetapi nanti sobat harus berjalan lebih jauh lagi untuk mencapai lokasi wisata ini.
Comment Policy: Tulislah komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh ADMIN.
Buka Komentar
Tutup Komentar