2 Tradisi Yang Bertolak Belakang Di Minangkabau Sumatera Barat

Dua buah tradisi dari dua daerah berbeda yang memiliki pemahaman yang bertolak belakang. Mungkin bagi masyarakat Minangkabau hal ini sudah tidak asing lagi yaitu tradisi bajapuik Pariaman dan maisi sisuduik Payakumbuh.


Tradisi merupakan sebuah kebiasaan yang dilakukan suatu kelompok masyarakat dimana kebiasaan tersebut diajarkan secara turun temurun. Minangkabau merupakan salah satu etnis yang ada di Negara Republik Indonesia yang memiliki banyak sekali tradisi unik dan menarik.

Dari sekian banyak tradisi tersebut ada dua buah tradisi dari dua daerah berbeda yang memiliki pemahaman yang bertolak belakang. Mungkin bagi masyarakat Minangkabau hal ini sudah tidak asing lagi yaitu tradisi bajapuik Pariaman dan maisi sisuduik Payakumbuh.

Tradisi Bajapuik

Tradisi Bajapuik atau dalam Bahasa Indonesia Tradisi Dijemput adalah sebuah tradisi pernikahan yang menjadi sebuah ciri khas daearah Pariaman. Tradisi ini pun masih berlangsung sampai dengan saat sekarang ini.
Bajapuik merupakan sesuatu hal yang dipandang masyarakat Pariaman sebagai kewajiban pihak perempuan yang akan menikah dengan laki-laki yang berasal dari Pariaman. Dalam tradisi ini pihak perempuan diharuskan menyiapkan sejumlah uang untuk menjemput sang laki-laki sebelum waktu pernikahan.

Jumlah uang yang diberikan pun tergantung dari status sosial dari sang laki-laki yang akan dinikahi. Jika si laki-laki hanya seorang memiliki pekerjaan serabutan seperti ke ladang uang jemputannya hanya sedikit. Namun jika sang laki-laki merupakan seorang dokter maka uang jemputannya bisa sampai puluhan juta.

Adapun tradisi Bajapuik dan besaran uang yang harus di bayar pihak wanita tergantung kepada negosiasi antara niniak mamak kedua belah pihak yaitu pihak laki-laki dan perempuan.

Tradisi Maisi Sasuduik

Ma isi sasuduik merupakan salah satu tradisi Minangkabau yang berkembang di daerah Payakumbuh. Tradisi Ma Isi Sasuduik biasanya akan dilaksanakan ketika ada pasangan yang pihak wanitanya berasal dari Payakumbuh.

Dalam tradisi Ma Isi Sasuduik pihak pria diharuskan membayar sejumlah uang kepada pihak wanita. Uang tersebut fungsinya adalah sesuai dengan nama tradisi tersebut yaitu ma isi sasuduik, dimana ma isi sasuduik yang dimaksudkan adalah membayarkan sejumlah uang untuk membeli perlengkapan yang ada di kamar calon pengantin.

Contohnya saja seperti lemari, kasur, dan berbagai macam kelengkapan kamar lainnya. Namun dalam hal ini, biasanya kedua belah pihak yaitunya pihak perempuan dan pihak pria akan berembuk terlebih dahulu berapa biaya yang harus disiapkan pihak pria.

Dalam prosesi perembukan ini biasanya yang akan ikut adalah niniak dan mamak dari kedua belah pihak. Biasanya ada pihak wanita yang meminta biaya yang tinggi dan ada juga yang meminta biaya yang rendah sampai tanpa biaya.

Dari penjelasan tentang kedua tradisi tersebut tentu kita dapat memahami adanya perbedaan yang bertolak belakang antara kedua tradisi ini. Hal ini sampai dengan saat sekarang ini masih menjadi perdebatan banyak orang, terutama bagi orang yang kurang memahami manfaat dari kedua tradisi tersebut.

Dalam halnya dilapangan, permasalahan dalam tradisi ini memang banyak mendatangkan konflik. Contohnya ketika pasangan dari Pariaman dan Payakumbuh yang ingin menikah mereka sering membatalkan niatnya karena permasalahan tradisi tersebut.

Namun bagi pasangan yang lainnya hal itu tidak menjadi sebuah masalah karena adanya niniak mamak dalam adat yang nantinya dapat memecahkan permasalahan ini dan mencarikan solusi yang lebih baik. Mungkin kesadaran akan dari manfaat dari tradisi ini membuat orang menjadi anti dengan kedua tradisi ini.

Bagaimana menurut sahabat pituluik mengenai kedua tradisi ini?

COMMENTS

Nama

advertise,11,alternatif,1,android,4,anime,7,Anji,1,aplikasi,6,app,3,applikasi,3,Ari Lasso,1,Armada,2,armagedon,1,artikel,153,artis,10,Ayu Ting Ting,2,backlink,1,bandung,1,batu akik,1,batusangkar,2,bela diri,1,Betharia Sonata,14,bigbang,1,binatang,1,bisnis,18,blackpink,5,blogger,15,bola,3,Boomerang,1,boy sandy,1,buah,4,budaya,13,Bukittinggi,11,bunga,1,Bunga Citra Lestari,1,business,1,car,1,cara,6,chord,1,cinta,1,contest,1,craft,1,D'Masiv,3,D'Yamaha,1,dajjal,4,Derry Sulaiman,2,desa,2,Dewi Sandra,2,dharmasraya,1,Didi Kempot,15,diet,1,dzul-qarnain,2,ekonomi,1,elly kasim,1,Fakta,2,Fatin Shidqia,1,food,1,game,6,Geisha,1,GiGi,5,google adsense,2,handmade,1,Hari Kiamat,1,Harris J,3,health,1,hukum,2,imam mahdi,2,Inspirasi,4,internasional,25,Islam,14,Itje Trisnawati,5,Iwan Fals,1,jambi,2,Java Jive,10,jawa tengah,1,jepang,2,kabupaten aagam,2,Kabupaten Agam,40,kabupaten pasaman,1,kabupaten tanah datar,1,Kadal Band,1,Kangen Band,1,kepemimpinan,2,kepulauan seribu,1,kesehatan,17,korea,56,kota baru,1,kpop,448,kuliner,11,lagu barat,36,lagu china,1,lagu indonesia,148,lagu jepang,35,lagu minang,28,lagu religi,12,Letter For Me,5,liburan,1,Lil O,1,lirik,771,Lirik Dan Kunci Gitar Lagu,150,lirk,2,lubuk alung,1,mahasiswa,1,makalah,1,makassar,1,manajemen,3,Marcell,8,masjid,3,medan,3,Merpati Band,1,minangkabau,29,mitos,1,muaro jambi,1,NDX AKA,7,news,2,Noah,2,Oasis,1,ost boruto,3,ost naruto,16,ost one punch man,1,ost shingeki no kyujin,1,padang,4,padang panjang,8,pariaman,1,Pas Band,11,payakumbuh,14,pemilu,2,pengertian,1,perang,2,pertanian,1,pesisir selatan,4,peternakan,2,Peterpan,9,php,1,PJR,5,programmer,1,Ratna Antika,1,religi,18,resep makanan,2,review,1,Riba,1,Rini Wulandari [IDOL],5,Rizky Febian,1,SACALACABOOMBOOM,1,Saffe Band,3,samsung,4,sawahlunto,1,science,39,Sejarah,17,seo,18,Sheryl Sheinafia,1,sijunjung,2,silat,1,Slank,11,smartphone,7,solok,3,solok selatan,1,sport,3,sragen,1,St12,2,Stand By Me,4,story,1,suku,2,sulawesi selatan,1,Sumatera Barat,103,sumatera utara,3,Superman Is Dead,3,teknologi,7,thailand,1,The Overtunes,1,Thomas Arya,1,Tiffany Kenanga,1,tips,22,tokoh,3,tourism,2,toursm,2,toyota,2,Tradisi,19,ukm,4,umar bin khattab,2,vide,1,video,625,Vikapikacu,2,vivo,1,Wali Band,3,website,23,wisata,117,xiaomi,1,yakjuj makjuj,8,Yoda,1,youtube,1,Zaskia Gotik,2,Ziana Zain,4,Zigaz,3,
ltr
item
Pituluik Media - Science and Informative: 2 Tradisi Yang Bertolak Belakang Di Minangkabau Sumatera Barat
2 Tradisi Yang Bertolak Belakang Di Minangkabau Sumatera Barat
Dua buah tradisi dari dua daerah berbeda yang memiliki pemahaman yang bertolak belakang. Mungkin bagi masyarakat Minangkabau hal ini sudah tidak asing lagi yaitu tradisi bajapuik Pariaman dan maisi sisuduik Payakumbuh.
https://2.bp.blogspot.com/-GuLIjH0lKYs/W48_by4l_8I/AAAAAAAABxY/KKErffOeolgrfIim5n4JIEqArDT3V_o5QCLcBGAs/s320/sumbang-duo-baleh-gadih-minang-696x336.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-GuLIjH0lKYs/W48_by4l_8I/AAAAAAAABxY/KKErffOeolgrfIim5n4JIEqArDT3V_o5QCLcBGAs/s72-c/sumbang-duo-baleh-gadih-minang-696x336.jpg
Pituluik Media - Science and Informative
https://www.pituluik.com/2018/09/2-tradisi-yang-bertolak-belakang-di-minangkabau.html
https://www.pituluik.com/
https://www.pituluik.com/
https://www.pituluik.com/2018/09/2-tradisi-yang-bertolak-belakang-di-minangkabau.html
true
7441721533982957147
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy