Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Cara Mengatasi Kutu Koi Yang Bandel

Ikan Koi
Argulus atau kutu ikan seringkali dijumpai pada ikan Koi. Argulus bersifat parasit bagi koi sehingga akan merugikan kesehatan ikan tersebut. Ukuran Argulus sangat kecil sehingga hanya bisa melihat dengan jelas dan detail melalui Mikroskop. Efek yang ditimbulkan argulus pada ikan Koi adalah gatal-gatal, menyebabkan infeksi dan efek yang lebih lanjut adalah kematian ikan koi. Seperti halnya kutu jarum Argulus menempel erat pada tubuh koi dan menyerap nutrisi ikan koi.

Meski berukuran sangat kecil, mendeteksi Argulus pada ikan koi cukup mudah tanpa bantuan Mikroskop. Ikan Koi yang telah terkena Argulus pada bagian sirip dan kulit akan berwarna putih. Argulus yang sudah menempel pada koi akan menyuntikan racun kedalam kulit koi, dan menyebabkan peradangan serta infeksi. Jika sudah terkena, berpotensi terjadi infeksi sekunder yang jauh lebih berbahaya. Koi yang sudah terkea Argulus biasanya akan berwarna pucat.


JENIS KUTU KOI

1. Kutu Kura-kura (Argulus)
Berwarna hijau kecoklatan
Bentuk seperti kura-kura bisa berenang di air

Bentuk Kutu kura-kura (Argulus)
Kutu kura-kura yang menempel pada ikan

2. Kutu Jarum/Jangkar (Anchor Worm)
Berwarna putih kehijauan
Bentuk memanjang seperti jarum

Bentuk Kutu Jarum/Jangkar (Anchor Worm)
Kutu Jarum/Jangkar yang menempel pada ikan

GEJALA TERKENA KUTU
  1. Koi mengesek-gesekan badannya ke dasar kolam atau melompat keluar dari permukaan air dengan posisi loncat kesamping
  2. Jika berenang salah satu sirip samping dilipat, terpantau bagian sirip terdapat bintik bintik merah tanda kutu  bulat (agulus) sedang menempel pada sirip
  3. Jika sudah parah biasanya ikan berdiam diri didasar kolam dan tidak mau makan
  4. Terdapat semacam bisul degan bintik menghitam dan terdapat serabut keluar dari bintik tersebut, ini yang disebut dengan kutu jarum

PENYEBAB TIMBUL KUTU
  1. Argulus sendiri biasanya muncul pada kolam koi melalui pakan hidup, misalnya cacing sutra dan makanan-makanan hidup lainnya.
  2. Masuknya ikan baru yang tidak bebas dari kutu dan telur kutu
  3. Kualitas air yang memburuk
  4. Penggunaan jaring atau peralatan ikan dikolam yang ada kutunya
  5. Tidak tuntasnya pengobatan kutu sebelumnya

CARA PENANGGULANGAN
  1. Cara manual sebagai penanganan awal kutu jarum dapat dilakukan penarikan kutu jarum/jangkar tersebut menggunakan pinset dari badan koi, setelah itu di berikan antiseptik seperti betadine. Untuk Kutu bulat, jika mampu mengurangi dengan membuang kutu dari tubuh ikan. Setelah itu dilakukan treatment pada kolam.
  2. Cara kimia menggunakan obat-obatan seperti: garam ikan, bubuk abate (pembunuh jentik nyamuk), lebasit (obat pertanian), dimilin bubuk, bawang putih yang di blender, kutu blas dan lainnya. Berdasarkan dari beberapa pengguna, dimana efek dari cara kimia ini kurang efektif membasmi kutu-kutu tersebut. Dan bahkan apabila berlebihan maka akan berakibat efek yang merugikan hingga kematian koi kesayangan kita. Dan efek lain seperti penggunaan bawang putih yang berlebihan bisa menimbulkan bau yang menyengat tidak enak.
  3. Cara simbiosis mutualisme. Cara ini menurut pengalaman beberapa penggemar koi sangat efektif yaitu dengan melepas beberapa ikan pemakan kutu bersama dengan koi. Dengan catatan jumlah ikan pemakan kutu tersebut jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Sebaiknya minimal 5 dan maksimal 10 disesuaikan dengan jumlah ikan koi-nya (tidak boleh lebih banyak dari ikan koinya).
Ada 3 jenis ikan pemakan kutu yang kita kenal, diantaranya:
1. Ikan Angle Fish / Man Fish / Ikan Layang-layang
Ikan Man Fish / Angle Fish / Layang-layang
2. Ikan Sumatera
Ikan Sumatera
3. Ikan Barbir

Ikan Barbir
4. Ikan Patin

Dari pengalaman penulis, dimana simbiosis mutualisme menggunakan ikan patin sangatlah efektif dibandingkan ikan lainnya. Ikan patin sangat bersahabat dengan koi, dia tidak mau memangsa koi meskipun dia lapar. Jadi kita bisa memasukkan ikan patin berapapun yang kita mau dengan koi kita, tanpa membuat koi takut apalagi dimangsa. Sebaiknya kita bisa memasukkan patin sejumlah 10 sampai 20 ekor dalam satu kolam, karena apabila terlalu banyak maka kolam akan cepat keruh karena kotoran patin.

Patin sangatlah suka memangsa kutu apapun jenisnya didalam kolam, maka dari itu koi kita akan terhindar dari bahaya kutu. Pengalaman penulis sejauh ini koi terbebas dari kutu dan koi bersahabat akrab dengan patin, tanpa merasa takut ataupun stress.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel