• Jelajahi

    Copyright © Pituluik Media
    Pituluik Media

    Iklan

    Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

    Pituluik Media
    Monday, December 30, 2019, December 30, 2019 WIB Last Updated 2019-12-30T14:33:56Z
    Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
    Dengan semakin berkembangnya jumlah sumber daya manusia dalam organisasi atau perusahaan, maka diperlukan adanya suatu manajemen yang khusus dalam pemanfaatan sumber daya manusia untuk bekerja secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi, yang disebut manajemen personalia atau manajemen sumber daya manusia.

    Manajemen bukan saja mengelola sumber daya manusia, tetapi juga material, modal dan faktor produksi lainnya.Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor produksi yang paling penting yang harus dimiliki oleh setiap organisasi atau perusahaan, oleh karena itu diperlukan pengelolaan sumber daya manusia secara lebih baik, agar diperoleh sumbangan yang berarti bagi kemajuan organisasi atau perusahaan.

    Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai manajemen sumber daya manusia, berikut ini akan dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut :

    Malayu S.P Hasibuan (2003 :10)

         •      Manajemen sumber daya manusia adalah ilmu seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat.

    T.Hani Handoko (2000 4)

    •           Manajemen sumber daya manusia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi.

    James A.F. Stoner (2003 : 68)

              Manajemen sumber daya manusia adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan penarikan, penempatan, pelatihan, dan pengembangan anggota organisasi.
    Mary Parker Follett

             Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan

    organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai

    pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaanpekerjaan itu
    sendiri.

    Edwin B. Flippo


             Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan

    dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi,

    penginegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai

    berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat

    Marwansyah (2010:3)


             Manajemen sumber daya manusia dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya

    manusia di dalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan

    sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia,

    perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan,

    keselamatan dan kesehatan kerja, dan hubungan industrial.

    Flippo (1994:5)


             Manajemen Sumber daya manusia sering disebut juga dengan manajemen personalia.

    Manajemen personalia merupakan proses manajemen yang diterapkan terhadap

    personalia yang ada di organisasi. Manajemen personalia adalah perencanaan,

    pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja,

    pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja

    dengan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran perorangan, organisasi, dan

    masyarakat.

    Sastrohadiwiryo (2002)


             Menggunakan istilah manajemen tenaga kerja sebagai pengganti manajemen sumber

    daya manusia. Menurutnya, manajemen tenaga kerja merupakan pendayagunaan,

    pembinaan, pengaturan, pengurusan, pengembangan unsur tenaga kerja, baik yang

    berstatus sebagai buruh, karyawan, maupun pegawai dengan segala kegiatannya dalam

    usaha mencapai hasil guna dan daya guna yang sebesar-besarnya, sesuai dengan

    harapan usaha perorangan, badan usaha, perusahaan, lembaga, maupun instansi.

    Hasibuan (2003,  10)


             Adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan

    efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.

    Manajemen Sumber Daya Manusia adalah bidang manajemen yang khusus

    mempelajari hubungan dan peranan manajemen manusia dalam organisasi perusahaan.

    Unsur MSDM adalah manusia yang merupakan tenaga kerja pada perusahaan. Dengan

    semikian, fokus yang dipelajari MSDM ini hanyalah masalah yang berhubungan

    dengan tenaga kerja manusia saja.

    Henry Simamora


             MSDM adalah sebagai pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balasan

    jasa dan pengelolaan terhadap individu anggota organisasi atau kelompok bekerja.

    MSDM juga menyangkut desain dan implementasi system perencanaan, penyusunan

    personalia, pengembangan karyawan, pengeloaan karir, evaluasi kerja, kompensasi

    karyawan dan hubungan perburuhan yang mulus.

    Achmad S. Rucky


             MSDM adalah penerapan secara tepat dan efektif dalam proses akusis, pendayagunaan,

    pengemebangan dan pemeliharaan personil yang dimiliki sebuah organisasi secara

    efektif untuk mencapai tingkat pendayagunaan sumber daya manusia yang optimal oleh

    organisasi tersebut dalam mencapai tujuan-tujuannya.

    Mutiara S. Panggabean


             MSDM adalah proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pimpinan dan

    pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, evaluasi

    pekerjaan, pengadaan, pengembngan, kompensasi, promosi dan pemutusan hubungan

    kerja guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan di bidang sumber daya

    manusia dapat dilihat dari dua sudut pandang, yaitu dari sisi pekerjaan dan dari sisi

    pekerja.Dari sisi pekerjaan terdiri dari analisis dan evaluasi pekerjaan. Sedangkan dari

    sisi pekerja meliputi kegiatan-kegiatan pengadaan tenaga kerja, penilaian prestasi kerja,

    pelatihan dan pengembangan, promosi, kompensasi dan pemutusan hubungan kerja.

    Hadari Nawawi (2003:42)


             Mengemukakan bahwa MSDM adalah : “Proses mendayagunakan manusia sebagai

    tenaga kerja secara manusiawi agar potensi fisik dan psikis yang dimiliki berfungsi

    maksimal bagi tercapainya tujuan perusahaan”.

    Fustino Cardoso Gomes (2002:3)


             Memberikan pengartian yang berbeda, bahwa MSDM adalah : “Suatu gerakan

    pengakuan terhadap pentingnya unsur manusia sebagai sumber daya yang cukup

    potensial yang perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu memberikan

    kontribusi yang maksimal bagi organisasi dan bagi pengembangan dirinya”.

    M.Manullang (2004:198)


    •        Adalah sebagai berikut : “Manajemen Sumber Daya Manusia adalah seni dan ilmu

    pengadaan, pengembangan dan pemanfaatan SDM sehingga tujuan perusahaan dapat

    direalisasikan secara daya guna dan kegairahan kerja dari semua kerja”.

    Mathis dan Jackson (2006, 3)


             Adalah rancangan sistem-sistem formal dalam sebuah organisasi untuk memastikan

    penggunaan bakat manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi.

    Fisher et.al (1993,5)


    • Mendefinisikan : Human Resources Management (HRM) involves all management

    decisions and practices that directly affect or influence the people, or human resources

    who work for the organization. (MSDM melibatkan semua keputusan dan praktek

    manajemen yang berdampak langsung atau berpengaruh ke semua orang, atau sumber

    daya manusia yang bekerja bagi organisasi)

    Gary Dessler (1997,2)


             Adalah kebijakan dari praktik yang dibutuhkan seseorang untuk menjalankan aspek

    “orang” atau SDM dari posisi seorang manajemen, meliputi perekrutan, penyaringan,

    pelatihan, pengimbalan dan penilaian.

    The Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD) dalam Mullins (2005)

             Dinyatakan : The design, implementation and maintenance of strategies to manage

    people for optimum business performance including the development of policies and

    process to support these strategies. (strategi perancangan, pelaksanaan dan

    pemeliharaan untuk mengelola manusia untuk kinerja usaha yang optimal termasuk

    kebijakan pengembangan dan proses untuk mendukung strategi).

    M.T.E. Hariandja (2002,2)


             Manajemen Sumber Daya Manusia yang sering juga disebut dengan manajemen

    personalia oleh para penulis didefinisikan secara berbeda.

    Gouzali Saydam (2000, 4)


             Manajemen Sumber Daya Manusia terdiri dari dua kata yaitu : manajemen dan sumber

    daya manusia. Manajemen berasal dari kata to manage yang berarti mengelola, menata,
    mengurus, mengatur atau mengendalikannya. Dengan demikian manajemen pada

    dasarnya dapat diterjemahkan menjadi pengelolaan, penataan, pengurusan, pengaturan

    atau pengendalian. Sedangkan sember daya manusia semula merupakan terjemahan

    dari human recources. Namun ada pula para ahli yang menyamakan SDM dengan

    manpower atau tenaga kerja, bahkan sebagian orang menyetarakan pengertian SDM

    dengan personnel (personalia, kepegawaian dan sebagainya). 
                                                                                                 

    Veithzal Rivai(2003,1)


             Manajemen Sumber Daya Manusia  merupakan salah satu bidang dari manajemen

    umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan

    pengendalian. Proses ini terdapat dalam fungsi atau bidang produksi, pemasaran,

    keuangan, maupun kepegawaian. Karena sumber daya manusia dianggap semakin

    penting perannya dalam pencapaian tujuan perusahaan, maka berbagai pengalaman dan

    hasil penelitian dalam bidang SDM dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang

    disebut manajemen sumber daya manusia. Istilah “manajemen” sempunyai arti sebagai

    kumpulan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya memanage (mengelola) sumber

    daya manusia.




    Dari pengertian di atas, lebih ditekankan pada pengelolaan manusia bukan sumber daya yang lainnya.Keberhasilan pengelolaan organisasi sangat ditentukan oleh kegiatan pendayagunaan sumber daya manusia.

                Pengelolaan sumber daya manusia tidaklah semudah pengelolaan sumber daya yang lainnya, karena manajemen sumber daya manusia lebih menitikberatkan perhatiannya pada faktor manusia yang mempunyai akal, perasaan dan berbagai tujuan.Berhasil atau tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuan, sebagian besar tergantung pada manusianya.Oleh karena itu tenaga kerja harus mendapat perhatian khusus dan merupakan sasaran dari manajemen sumber daya manusia untuk mendapatkan, mengembangkan, memelihara dan memanfaatkan karyawan sesuai dengan fungsi dan tujuan perusahaan.

                Proses pengelolaan tenaga kerja selalu merupakan hal yang sangat penting, sehingga perusahaan tersebut harus mempunyai ketentuan untuk mengatur, mengkoordinasikan masalah-masalah personalia, dan memelihara kepuasan karyawan. Tanggung jawab ini dimulai dari pemilihan posisi yang tepat bagi tenaga kerja yang sesuai dengan kemampuannya, pada saat permulaan karyawan memasuki perusahaan.

                Melalui kegiatan manajemen sumber daya manusia,diharapkan dapat terciptanya efektivitas dan efisiensi kerja yang akhirnya dapat mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan. Demikian pentingnya manajemen sumber daya manusia ini, sehingga diperlukan ahli-ahli dibidang tersebut untuk dapat membantu pimpinan dalam menghadapi masalah yang timbul terutama mengenai masalah karyawan.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini